Penggalangan Dana Online dengan Marimembantu.org Membuat Mereka Tersenyum


Apabila seorang manusia meninggal maka putuslah amalnya, kecuali tiga hal: Sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang shalih yang mendo’akannya. (HR. Muslim dan Ahmad)

Puluhan sosok, datang satu per satu. Dari sudut nun jauh di sana. Mengenakan peci, batik, dan membawa seonggok map. Wajahnya nampak cerah, bercahaya. Beberapa mengenakan baju koko. Tak ketinggalan, ibu-ibu paruh baya dengan jilbabnya. Senyumnya menyimpul tulus, seperti apa yang dikerjakannya tiap hari.

Mereka bukan sosok biasa. Datang jauh-jauh dari sudut-sudut kampung. Orang –orang menyebutnya pelosok. Pelosok pelbagai penjuru.  Dari sanalah mereka semua berkumpul. Memenuhi undangan Lembaga Zakat Dompet Dhuafa. Dengan wajah sumringah dan semangat mereka berkumpul.

Mereka bukan sosok biasa. Datang jauh-jauh dari sudut kampung. Mereka yang sehari-harinya mengajarkan ilmu, menebarkan manfaat. Mengayuh sepeda menembus hutan. Bisa saja kita tak percaya bahwa masih ada di abad modern ini, orang-orang seperti ini.  Bagaimana tidak? Mengajarkan ilmu, dari kampung ke kampung. Kiloan meter, sudah terlakoni. Membawa sepucuk mushaf Qur’an untuk dilafalkan.

Tanpa bayaran bak sekolah modern bertarif internasional. Tanpa pujian sanjungan apalagi tunjangan jabatan. Tanpa hiruk pikuk. Wajah-wajah tulus seolah berbicara. Mengajarkan arti ketulusan kepada kita. Mengajarkan arti optimis dalam hidup. Pendidikan harus tetap berjalan. Tak ada kata berhenti untuk membina umat. Membina para penerus mereka. Demi ter-eja-nya Firman Allah, di sudut-sudut desa. Seorang guru ngaji.

Di sinilah, Lembaga Zakat Dompet Dhuafa berbagi cerita, kisah, dan kesenangan bersama mereka. Para guru, sebenar-benarnya guru. Yang setiap magrib mengeja kata, ayat demi ayat suci. Dengan sebatang lidi. Tersenyum kepada anak-anak. Yang setiap subuh, duduk di depan para jama’ah mesjid. Melafalkan firman Allah. Menyejukkan hati. Bergerak dari satu surau ke surau lain.

Melihat wajah senyum mereka, suasana tampak syahdu. Luar biasa sekali mungkin pahala tak terperi. Ilmu-ilmu yang setiap hari dibaca, minimal Ulumul Qur’an, Alfatihah. Berkat didikan mereka. Mencetak anak-anak shaleh. Ilmu yang bermanfaat, dan do’a anak- anak shaleh. Pahala yang terus mengalir. Dompet Dhuafa turut menyambung mata rantai sebagai amal jariyah, bagi mereka. Sempurna sudah, begitu besarnya balasan, ketika berinfak untuk mereka.

Sumringah! Inilah yang dirasakan para guru mengaji ini setelah menerima bantuan dari Lembaga Zakat Dompet Dhuafa dengan “THR guru Ngaj”i-nya. Ingin rasanya, tak hanya beberapa kali. Kalau bisa setiap saat, setiap detik mereka semakin semangat. Semakin produktif. Mengajar tanpa memikirkan, apa yang harus dimakan nanti malam. Tanpa menahan lapar. Tanpa sulit, memenuhi kebutuhannya. Seperti itulah guru dimuliakan.

guru ngaji mendapat bantuan dari Dompet Dhuafa

Namun, secercah harapan itu kian Nampak. Mungkin para donatur yang siap membatu ketulusan mereka, tak perlu datang mencari ke sudut-sudut kampung. Saat ini, Lembaga Zakat Dompet Dhuafa memeliki program berdonasi secara online. Yaitu  Mudah sedekah secara online dengan Marimembantu.org”.

Marimembantu.org. Sebuah program, yang memudahkan para donatur mendonasikan hartanya. Untuk melihat guru-guru itu tersenyum. Melihat para anak –anak yang kelak setelah dewasa tersenyum simpul. Mengenakan seragam, mendapat pendidikan yang mereka impikan. Sebagai sarana, mendapatkan pahala ke-tiga amal yang tak  terputus, walau setelah kita wafat.

Tak hanya untuk guru ngaji dan anak-anak saja rupanya. Kita bisa melihat sendiri. Para pedangan kecil yang tersenyum bangga. Karena mendapatkan modal untuk bertahan ditengah gerusnya Industri kapitalis besar. Seorang pedagang sekarang dapat langsung menulis di marimembantu.org “Saya mempunyai tanggungan seorang keponakan yang masih sekolah di kelas 2 SMP karena orang tuanya telah meninggal dan sekarang ikut bersama orang tua saya yang sudah tua” Mungkin suatu saat sang keponakan lulus sekolah dan kembali tersenyum.

Melihat tersenyum, seorang yang berhutang banyak berbunga-bunga kepada rentenir, kini tak lagi muram. Melihat domba-domba segar dalam Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa, menyebar di pelosok negeri disambut senyuman hangat. Melihat seorang ibu dhuafa dapat melahirkan putranya dengan selamat di Rumah Sakit, karya Lembaga Zakat Dompet Dhuafa.  Atau Dhuafa yang saat sakit bisa segera tertangani karena program “Sedekah Ambulans”  dan “Aku Ingin Sembuh”. Dengan cara mendonasikannya via online  melalui marimembantu.org.

Melihat bagaimana mereka semua tersenyum. Melihat, bagaimana para Duhafa tersenyum. Tak sulit ternyata caranya. Bagi para donatur, dan juga yang membutuhkan dapat berbagi cerita, memohon bantuan Bagi para donatur, kini bisa dengan sangat mudah sedekah secara online dengan marimembantu.org. Cukup sederhana, membuat  para Dhuafa tersenyum bersama Dompet Dhuafa. Tak hanya tersenyum. Pahala besar menanti yang tak lekang oleh zaman.
Ayo Bantu Saudaramu

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: