Archive for December, 2010

Kenapa Harus Mentoring??

sekedar share, di tulis oleh mentor saya saat ini Ridwansyah Yusuf Achmad

Tulisan ini ditujukan untuk seluruh mahasiswa,, yang masih mempertanyakan kenapa harus mentoring ?? apa sih itu mentoring dan yang lebih penting apa itu manfaatnya.. atau bisa juga tulisan ini untuk para mentor yang masih mempertanringyakan kenapa saya menjadi mentor ? apa sih urgensinya. dan bagaimana mentoring mampu menjadi bagian dari membangun peradaban. !

kenapa harus mentoring ?

Karena mentoring sebenarnya adalah proses untuk “akselerasi kedewasaan”. Kedewasaan ini, sangatlah luas, bisa jadi, kedewasaan dalam memahami Islam,kedewasaan dalam berilmu sesuai pilihan kompetensinya, kedewasaan dalam mensikapi masalah, kedewasaan dalam memilih keputusan, bahkan kedewasaan dalam bergaul- mengenal karakter manusia.

Kedewasaan, Kenapa ? Kenapa Bisa ? Dan Apakah Harus Dengan Mentoring ?

Ya. Mentoring adalah sebuah grup diskusi terfokus, yang didalamnya terdapat interaksi- relasi antar insan, ada aspek manusiawi, serta hubungan interpersonal. Bisa jadi seseorang menjadi dewasa, tanpa mentoring, karena aspek pembentuk kedewasaan memang banyak, bisa jadi dia anak sulung, sebatang kara, dididik orang tua, atau memang sudah dilepas sedari kecil. Mentoring adalah proses “percepatan kedewasaan”, karena dengan mentoring, maka kita akan memperbesar “kapasitas berkomunitas” kita, memahami bahwa ternyata, karakter manusia itu beragam, menangani konflik komunikasi, hingga mampu bekerjasama walaupun terdapat perbedaan prinsip di satu sisi.

Lalu, Kenapa Harus Mentoring Yang Isinya Materi Melulu ?

Materi ? Ya, terkadang, mentor memang tidak mampu menerjemahkan “materi” mati menjadi “hidup”. Mentor harus paham, bahwa “mempelajari” dan “membaca” sebuah materi adalah satu masalah, sedangkan “membumikan” dan “mengkomunikasikan” materi kepada adik mentor, adalah masalah lain yang berbeda, jangan disamakan. Mentoring mengandung 3 aspek, yaitu kognitif ( materi keilmuan, knowledge. Bisa jadi rasmul bayan yang kita dapat dulu saat pertama kali liqo), afektif ( sikap, bersikap saat menyampaikan, raut muka, bahasa tubuh, mimik wajah, ) , dan psikomotorik ( bisa jadi saat rihlah, olahraga, intonasi). Psikologi dan suasana mentoring akan sangat mempengaruhi adik mentor.

Mentoring, Apa Hubungannya Dengan Kesuksesan Saya ?

Apakah Mentoring Harus Bermateri Agama Islam ?

Tahukah kamu, bahwa orang- orang yang mampu mengubah zaman, pada masa mudanya, adalah orang- orang yang membentuk kelompok diskusi tersegmen ? Tahukah kamu, bahwa mentoring dapat mempercepat pemahaman kita akan sebuah disiplin ilmu ? Dan,bukan hanya Islam.Tidak percaya ? Ini beberapa contohnya :

HOS Cokroaminoto punya 3 binaan, yaitu Sukarno ( Presiden1 RI), Semaun ( Pemimpin PKI Madiun), dan Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo ( Pemimpin DI TII/ NII). Nah, semua jadi “tokoh” kan ? Walaupun akhirnya jadi berseberangan, itu, mungkin karena mereka pada ngebandel,mentoringnya gak selesai kali ya ?…

Jesse Jackson, senator negro pertama AS, yang Yahudi. Salah satu binaannya adalah Lewis “ Scooter” Libby ( Staf DEPLU AS), dan salah satu binaan dari mentoringnya Yahudi dari Libby ini, sekarang menjabat sebagai Presiden Bank Dunia, Paul Wolfowitz ( Pasti tahu dia kan ?)

Badiuzzaman Said Nursi, pemimpin Harokah Islamiyah dari Turki, penentang sekulerisme Kemal Pasha, dengan jamaahnya, Jamaah Nur, dan risalahnya, Risalah Nuriyah, punya kader yang masih dalam mentoringnya langsung, yaitu Dr. Necmetting Erbakan, dengan Partai Refah-nya, mantan PM Turki yang akhirnya terjungkal oleh militer, digantikan oleh Tanshu Ciller, dan hingga akhir hayatnya, dilarang terjun ke politik. Namun, Erbakan ini punya 11 binaan yang dipersiapkan untuk terjun ke politik praktis, dan 2 diantaranya adalah Abdullah Gul ( Presiden Turki sekarang) dan Recep Thayyip Erdogan ( PM Turki sekarang), yang mendapatkan amanah kepemimpinan dengan partai baru, Partai Keadilan dan Persatuan.

Arifin Panigoro, Aburizal Bakrie, Abdul Latief, dan Fadel Muhammad, adalah kader Golkar, yang sengaja dibentuk semenjak masih di bangku kuliah ITB untuk mengendalikan sektor riil Indonesia, dengan suatu saat nanti mengendalikan asosiasi dagangnya, yaitu KADIN. Mereka terkenal dengan sebutan “Grup Gelapnyawang”, murobinya, pasti semua kenal, Ginanjar Kartasasmita, Ketua DPD RI sekarang.

Tahu teman satu mentoring-nya Einstein ? Ya, Schrodinger! Dan tahu nama komunitas diskusinya ? Ya, The Royal Society, yang sudah ada semenjak Sir Isaac Newton hingga Stephen Hawking sekarang.

Tahu Dawam Rahardjo ? Semenjak mudanya, dia punya halaqoh sendiri, dengan teman- temannya yaitu Ahmad Wahib ( Alm) dan Mukti Ali. Ketiganya, gencar hingga sekarang mengkampanyekan “pembaharuan Islam”

Jadi Kenapa Mentoring ? Saya Butuh Jawaban Logis- Rasional- Kuantitatif !

Baik, itu pertanyaan favorit saya, saya akan berikan jawaban :

Karena dengan mentoring, maka kamu akan mengalami Akselerasi/ Percepatan Kedewasaan.

Jawaban Yang Tidak Logis, Apa Maksudnya ? Kedewasaan Apa Konkretnya ?

Konkretnya ? Baik, saya kasih contoh tersegmen :

Kedewasaan Ilmu

Jika ingin mendapatkan akselerasi kedewasaan dalam memahami dan menerapkan ilmu kamu di kampus, kamu harus ngementor dengan dosennya, di luar jam kuliah. Bikin kelompok kecil dengan 1 dosen sebagai mentor di rumahnya,jangan nunggu TA, kelamaan, keburu lulus ! Kenapa ? Karena ruangan kuliah terlalu sempit untuk mengetahui aspek teknis- taktis dari keilmuan kita. Jika memang benar- benar mau memiliki kemampuan berpikir strategis ala anak S1 dan bergerak taktis- teknis ala anak D3, maka, ajak seorang dosen untuk mentoring, curi semua ilmunya dan kamu akan mengalami akselerasi ilmu yang jauh berlipat, kamu bisa punya kemampuan setara doctor atau peneliti sebelum berusia 25 tahun! Luar biasa bukan mentoring itu ?

Kedewasaan Bisnis

Maksudnya ? Ya, biasanya, orang punya ide luar biasa untuk terjun ke sektor riil, namun bingung mulai dari mana, tidak ada modal, tidak ada jaringan, dll. Nah, dengan mentoring bisnis ini, kamu bisa mendapatkan ilmu luar biasa, bahwa ternyata, bisnis besar bisa dimulai dengan tanpa modal! Bahwa jaringan itu bukan hal yang sulit! Dan, kamu bisa mendirikan perusahaan berbasis kompetensi kuliah kamu, seperti halnya Steve Jobs, atau Michael Dell, sebelum berusia 25 tahun ! Nah, luar biasa bukan efek dari mentoring itu ?

Kedewasaan Psikologis

Maksudnya, apa lagi ? Hm, menjadi jenius bukan berarti terus jadi asosial loh. Jarang bergaul dan susah berinteraksi, seperti Steve Nash di Film A Beautifil Mind, sampai kena Skizofrenia segala ! Sudahlah, cobalah untuk bisa paham bahwa karakter manusia itu beragam, ada yang sensitive, agresif, ekspansif, bahkan arogan segala! Tahu kan, biasanya orang asosial punya kecenderungan bunuh diri tinggi, bahkan suka gagal dalam membangun karir dan relasi. So, mau cepet dewasa dalam menyikapi permasalahan hidup ? Yuk, mentoring.

Kedewasaan BerIslam

Ah, kamu pasti tidak mau disebut fanatik kan ? Fanatisme berlebihan terjadi karena dogmatis yang tanpa ada diskusi dan interpretasi. Islam tidak seperti itu, kita diberikan kesempatan untuk bertanya seluas dan sedalam mungkin, kita bahkan ditantang untuk membuktikan kebenaran Islam dalam Al Quran, dan percayakah kamu, Malaikat saja bertanya ! Mempertanyakan kepemimpinan manusia di bumi ? Dan, mereka tidak disebut Allah dengan kurang ajar loh. So, ,mau menjadikan Islam sebagai sebuah gaya hidup ? Setelah kamu jadi peneliti, pengusaha, hingga dosen, kamu akan kehilangan ruh dan karakter kuat manakala tidak punya prinsip yang kuat, dan saya yakin, Islam adalah prinsip hidup yang paling nyaman dan menyenangkan buat manusia, mau mentoring Bos ? Yuuuk……

Intinya, dengan mentoring, kamu bakalan lebih cepat mengalami kedewasaan, mengenali potensi kemanusiaan kamu, hingga menata hidup kamu lebih baik, bukan Cuma buat kamu sendiri, tapi juga buat lingkungan sekitar kamu…Asyik kan?

Nah, contoh- contoh argumen diatas, apakah bisa dipakai ? Sekedar saran ringan saja

http://www.facebook.com/profile.php?id=735842866#!/note.php?note_id=174891545861830
————————————–

Advertisements

menikmati jalan ini

Menikmati jalan ini
Adalah menikmati proses
Berkali-kali aku dengar ‘kereta ini akan terus melaju baik kita ada didalamnya tau tiada’
Kereta itu akan sampai , maukah kita ikut dalam gerbongnya
Aku hanya tersenyum
Tentunya apakah memang kereta ini terus melaju, atau diam ditempat, atau bahkan mundur

Aku hanya tersenyum
Aku hanya ingin kita bersama-sama sampai disana,
Tentunya aku harus tau kemana tujuan kereta ini 
Tidak bisa aku hanya diam saja
Aku harus bertanya

Kereta itu terus melaju, tapi tidak tahu kemana
Masisnis silih berganti
Gugur satu, berganti yang lain

Selama kereta masih pada rel kami akan menikmati jalan ini
menikmati pemandangan sekitarnya
menikmati nikmatnya harapan akan sampai tujuan

Aku harus tahu
Harus tahu aku akan dibawa kemana dan mau kemana
Aku harus tahu
Apakah kereta masih berada pada rel
Cukup itu saja
Engkau akan menikmati proses dijalan ini
Engkau akan menikmati keyakinan sampai di perhentian berikutnya

Surat Cinta untuk seorang Akhwat

Sungguh waktu berlalu cepat sekali
Kepada engkau yang sangat ku cintai.
Sesekali raut wajahmu kuintip
Tidak terasa, garis dipipi itu semakin terlihat jelas
Masih ingat beberapa waktu lalu engkau selalu membacakan cerita untukku…ah aku lupa masa-masa itu
Masa-masa ketika aku sering dimarahimu karena sering sekali bermain keluar rumah
Masa-masa ketika engkau mengantarkanku ke sana-kemari
Masa-masa engkau selalu berdua dengan romatisnya bersama dia
Walau sekarang dia sudah dahulu meninggalkan kita

Sungguh waktu berlalu cepat sekali
ku rindu, saat engkau membangunkan malam2 , memercikan air kewajah kami
ku rindu berjalan berdua seharian, memilihkan makanan untuk kita masak, memilihkan jilbab yang engkau pakai, mencari buku-buku yang sangat kita cintai

Kepada engkau wanita yang hebat
Engkau yang selalu mengatakan “ Dulu aku selalu berdua bersama dia kemanapun”
Kepada engkau yang berjuang sendiri membesarkan putra-putrimu
Maafkan aku yang mungkin hanya menyusahkanmu, meninggalkanmu berdua dirumah dengan adikku

Kepada engkau pahlawan tanpa tanda jasa
Seorang guru, murobbi, dan pendidik yang menghabiskan waktu dijalanNya

Kepada engkau yang selalu sabar
Tidak salah Allah memilihkan engkau untuk dia
Engkau yang menemani satu bulan di rumah sakit
Sampai dia mengucapkan kalimat syahadat di akhir hayatnya

Demi Allah ,bisa jadi hanya kepada engkau birrul waliadain setelah ia meninggalkan kita

Kepada engkau yang tidak bosan bosan mengucapkan ditelepon “Jangan lupa shalat malam dan dhua”
Maafkan kami , aku yang selalu lalai..atas nasihatmu
Kepada engkau yang selalu terlihat menahan air mata saat aku pergi meninggalkanmu berjuang dijalan-Nya
Relakanlah dan hapuslah air mata
Selalu kuharap rangkaian doa malammu dan suara ditelfonmu
Yang iringi langkahku, menuju jalan yang panjang ini
Kepada engkau yang mungkin setiap malam tersujud mendoakan kami
Maafkan kami yang mungkin selalu tertidur , tertidur pulas
Kepada engkau yang selalu mengingatkan agar mendoakan dia
Maafkan kami yang selalu lupa, dengan kesibukan kami ini
Kepada engkau yang selalu mendoakan agar kami menjadi anak yang soleh
Maaf kan kami masih jauh dari harapanmu

Kepada engkau yang selalu merindukan dan tersenyum ketika kami pulang
Maafkan kami karena harus buru-buru pergi meninggalkanmu, karena alasan kesibukan.reuni, tugas,amanah,dakwah dan sebagainya..padahal salah satu utamanya amal berbakti kepadamu

Mungkin bukan karena doaku aku berada disni
Mungkin karena doamu yang dikirimkan disana
Mungkin bukan karena amal kita kepada orang lain yang menjadikan doa kita terkabul
Mungkin karena amal-amal baik kami kepada engkau , Allah mengabulkan doa kita, seperti kasus hadits nabi laki-laki yang akhirnya dapat keluarg gua karena amalnya kepada orang tuanya
Semoga selalu ridha dengan aku, bukankah Allah telah memberitakan melalui Muhammad
Dari Abdillah bin Amr bin Ash Radhiyallahu ‘anhuma dikatakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ridla Allah tergantung kpd keridlaan orang tua dan murka Allah tergantung kpd kemurkaan orang tua” [HR Bukhari]
Bagi yang semangat jihad sangat tinggi, sungguh rasul bersabda
“Aku berta kpd Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang amal-amal yg paling utama dan dicintai Allah ? Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, Pertama shalat pada waktunya, kedua berbakti kpd kedua orang tua, ketiga jihad di jalan Allah” [HR Bukhari]
Jika jihad saja kami tetap harus tetap menunggu izinmu,dan ridho mu, apalagi alas an-alasan lain, tugas, kesibukan, dll
Demi Allah kita tidak akan dapat membalas jasanya yang setimpal
Teringat Imam Bukhari menyebutkan bahwa ketika sahabat Abdullah bin Umar melihat seorang menggendong ibu untuk tawaf di Ka’bah dan ke mana saja ‘Si Ibu’ menginginkan, orang tersebut bertanya kpd, “Wahai Abdullah bin Umar, dgn peruntukanku ini apakah aku sudah membalas jasa ibuku.?” Jawab Abdullah bin Umar Radhiyallahu ‘anhuma, “Belum, setetespun engkau belum dapat membalas kebaikan kedua orang tuamu”

Sungguh, orang tua kita mungkin tidak akan pernah berharap banyak kepada kita untuk membalas budi dan jasa mereka selain cukup dengan melihat kita bahagia maka mereka akan merasakan kebahagiaan
Orang tua mungkin tidak akan pernah berharap materi dari anaknya yang sukses. Cukup dengan melihat kita sehat maka hati mereka akan tenteram dan jujur saja, ketika kita dihubungi, pertanyaan yang keluar adalah apakah sehat?

Banyak ungkapan dibalik kesuksesan seseoang, ada dua orang wanita dibaliknya

Aku berbahagia, masih memilikimu, wanita yang dengan sabar menyapihku, mengajariku pentingnya kegigihan. Mengajariku pentignya proses pendidikan dan pembinaan, ,mengajariku agar selalu bersabar, mengajariku bagaimana ketegaran berada diatas jalanNya, mengajariku agar selalu dekat dengan-Nya, mengajariku tentang kehidupan, mengajariku bagaimana hidup susah, mengajariku hidup selalu tersenyum dan menatap kedepan…..
Sungguh aku mencitaimu….
Ana uhibbuka fillah ya umi
Semoga cinta Allah selalu terlimpah untukmu
teruntuk sosok luar biasa, majelis tarbiyah pertama kami
: tulisan ini dibuat ketika penulis teringat tanggal 22 Des adalah hari Ibu,sekedar refleksi … walau sebenarnya tidak perlu ada hari khusus untuk menyatakan birrul walidain kita kepada ibu, karena sudah kewajiban kita berbakti kepadanya….

Perawatan Green Roof

Seri : Green Architecture

Perawatan pada greenroof dapat dilakukan secara berkala baik dengan sistem manual atau teknologi otomatis. Sistem manual yaitu melalui pengawasan dan pemeliharaan dengan tenaga kerja manusia, dan sistem teknologi otomatis dengan bantuan teknologi untuk perawatan green roof. Perawatan green roof meliputi:

Pemupukan tanaman

Seperti memelihara tanaman pada umumnya, pemupukan menjadi hal yang perlu diperhatikan juga bagi perawatan green roof. Medium yang digunakan adalah medium buatan di atas struktur atap yang berbeda sifatnya jika dibandingkan dengan tanaman di dalam pot atau kebun. Pemupukan ini sangat penting untuk mencegah kekurangan unsur hara, terutama jika baru ditanami. Pemupukan tanaman dilakukan pada lapisan growing medium (substrat).

Pengairan (drainase)

Air adalah salah satmber utama dalam kehidupan, sehingga sangat wajar jika pasokan air bagi green roof perlu diperhatikan. Green roof sangat aktif melakukan transpirasi dan evaporasi, kedua proses ini sama-sama melepaskan uap air yang berkontribusi menurunkan suhu permukaan, namun juga mempercepat dehidrasi. Resiko dehidrasi ini bisa jadi sangat tinggi jika green roof dipasang di daerah yang memiliki suhu tinggi dan kelembaban yang rendah.

Sistem drainase melibatkan lapisan kedap air, penyaluran air, dan juga penyaringan. Lapisan-lapisan tersebut memerlukan inspeksi rutin dan berkala. Jika terlalu banyak air yang mengendap pada lapisan, dapat menjadikan medium tanam rusak dan tanaman menjadi layu dan busuk. Oleh karena itu, sistem drainase merupakan sistem yang paling penting pada konstruksi green roof. Pencegahan kerusakan dapat dilakukan dengan membuat pipa-pipa saluran untuk penyimpanan air dan juga pembuangannya agar air dapat dikelola secara efektif.

Penanaman ulang

Dalam pemasangan green roof, peluang untuk terjadi kerusakan baik akibat faktor eksternal maupun internal sangat memungkinkan. Oleh karena itu, pemelihara green roof harus siap dengan resiko tersebut dengan melakukan pemeriksaan rutin untuk menanam kembali sehingga kualitas green roof tetap terjaga.

Renovasi Hijau, penerapan Arsitektur Hijau

Renovasi hijau adalah sebuah proses renovasi bangunan yang menerapkan prinsip-prinsip arsitektur hijau dan mempergunakan material hijau dalam proses pelaksanaannya

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam renovasi sebuah bangunan yang tetap memperhatikan prinsip-prinsip arsitektur hijau (green acrchitecture) diantaranya yaitu:

a. Penggunaan zat-zat kimia tidak berbahaya yang terkandung pada bahan-bahan konstruksi bangunan. Misalnya, dengan menggunakan cat rendah VOC (Volatile Organic Compound), water-based polyurethane sebagai finishing lantai, penggunaan gas semprot (krypton) sebagai insulasi

b. Penggunaan material , peralatan dan perlengkapan yang mendukung kulaitas lingkungan dan mengurangi dampak pencemaran terhadap lingkungan Dalam pembangunan sebuah bangunan baik itu renovasi maupun bangunan dan perlu ditekankan dan penerapan agar pada renovasi bangunan pencemaran diminimalisasi

Daripada mengganti material yang lama dan tidak terpakai dengan material lama yang sudahkurang berfungsi dan diganti dengan material baru, ada baiknya material lama tersebut diperbaiki .Konsep ini dapat diterapkan juga pada bangunan .Lebih baik memperbaiki dan merebovasi bangunan daripada menghancurkannya. Dengan konsep seperti ini, proses renovasi dianggap mendukung prinsip ‘green architecture’ yang dalam hal ini standar renovasi hijau dijadikan acun oleh Leadership in Energy and Environmental Design (LEED).

Jika perbaikan / renovasi tidak dapat dilakukan, maka penggantian dengan material baru tidak dapat dihindarkan .Oleh karena itu, untuk penggunaan material ramah lingkungan dapat digunakan material -material yang masih layak pakai dari bangunan lama seperti penggunaan lantai kayu pada bangunan baru yang pada kondisi layak.

Material ramah lingkungan yang dapat digunakan , yaitu material yang aman dari zat-zat kimia . Material yang tidak m,engandung zat berbahaya , juga material terbaharukan.material tersebut dapat diperoleh dengan merujuk kepada proses pembuatannya.Material tersebut dapat disebut material hijau jika dalam prosesnya tidak menggunakan material yang dapat mencemari lingkungan.