Membisu


Ketika panas kian menyengat
Ku bersimpuh
Kembali ke masa- masa itu
Tangkai-tangkai padi bertebaran
Padang luas nan terhampar
Izinkan ku ucapkan salam kepada kalian
Wahai penghuni tempat ini
Salam dan Kesejahteraan untuk kalian

Wahai keluarga yang ada disini
Mengapa engkau mebisu
Mungkin aku yang tidak dapat mendengarmu
Sedangkan engkau dapat mendengar
Melihat, menatap kami dengan tajam

Namun apa yang kami ucapkan
Aku tidak yakin kalian menerimanya atau tidak
Apa yang kami komat-kamitkan
Aku tidak yakin , kalia merasakannya

Tapi aku yakin
Apa yang kalian usahakan
Kalianlah yang merasakan
Ilmu-lmu kalian dahulu kala yang kalian wariskan
Amal kalian yang sekarang masih berbekas

Sepi…
Tetapi juga ramai
Kami menatap, ramai sekali
Ramai oleh rumah-rumah kalian
Rumah yang sudah ditinggalkan oleh keluarga kalian
Hai
Apakah didalam sana kalian merasa nyaman??
Ataukah datang kepada kalian diri dalam bentuk baik? Ataukah buruk??
Bukankah Allah telah berjanji?
“ Allah meneguhkan orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh di dalam kehidupan dunia dan akhirat” (Ibrahim :27)

Semoga kami termasuk orang-orang yang diteguhkan
Semoga kami bertemu dengan diri kami yang baik
Semoga kami diperlihatkan sesuatu yang indah
Di tempat kalian ini
kelak

2 Syawal, Pagelaran

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: