Belajar dari CiptaanNya. kisah Kepompong


“Hikmah ada sesuatu yang hilang dari seorang mukmin, maka apabila engkau menemukannya pungutlah itu!!karena engkau tidak akan tahu kapan dan bagaimana engkau akan menemukannya kembali”

Ada suatu hikmah besar,dalam penciptaan manusia oleh Allah .Allah selalu bertanya bahwa apakah kita memikirkan ciptaanya.Banyak sekali ciptaan Allah dimuka bumi ini. Dengan bahasa Allah, Ia mempertanyakan kepada manusia ,apakah manusia mau memikirkan ciptaanNya yang lain?Mengapa Allah selalu bertanya walaupun saya yakin sudah tahu jawabannya, saya kira agar manusia mencari jawabannya,mencari jawaban yang hilang itu, Allah tidak butuh jawaban,tetapi kitalah yang membutuhkan jawabannya, dan memang benar kenyataanya,kita selalu mencari jawaban atas kehidupan-kehidupan ini.

Jika kita melihat segala ciptaan Tuhan,dari yang terkecil sampai paling besar dari mulai fenomena alam sampai kerusakan yang diciptakan manusia sendiri.,kadang-kadang kita mungkin pernah bertanya, Ya Allah kenapa Engkau Ciptakan kami? Lagi-lagi Allah mengkomunikasikannya dengan sebuah jawaban dimana manusia itu sendiri yang akan mendapatkan jawabannya, “Tidaklah Engkau menciptakan kami dengan sia-sia”.Apapun pertanyaanya , ,kita akan selalu dapat menjawabnya sendiri.Selalu ada yang dapat kita temukan dari kehidupan kita, itu yang disebut hikmah.Sesuatu yang kadang kita temukan dan kita ambil,atau dapat kita biarkan saja.

Melihat banyaknya kisah berikmah,mungkin kita dapat mengambil pelajaran dari sebuah kisah,dimana Allah menciptakan sebuah makhluk yang bernama kupu-kupu.Sebelum menjdi kupu-kupu,tentu kita tahu bahwa ada fase kepompong, yang menjadi objek pengamatan ilmuan dari zaman dahulu. lagi-lagi Allah bertanya walaupun sudah tahu jawabannya,Tidakkah kamu mengambil pelajaran dari makhluk ini ya Manusia??
Ya, ya Allah ,kami manusia ini mengambil pelajaran dari makhluk kepompong ini, banyak sekali yang meneliti kepompong ini, lalu kami amat-amati,kami ulik , ternyata di temukan dalam tubuh kepompong itu kelihatan ada lubang kecil yang menyembul. Kepompong di amat-amati sambil duduk dan di pegangnya kepompong itu.

Tak lama kemudian kami di kejutkan dengan munculnya kepala bakal kupu-kupu yang berusaha sekuat-kuatnya untuk keluar dari kepompong.
Setelah berjuang ingin segera keluar dari kepompong, ternyata usaha belum juga menemui hasil, lalu kami itu merasa kasihan, di bantunya kupu-kupu itu untuk keluar, dengan agak merobek badan kepompong, agar mudah untuk keluar. Namun sayang, kupu-kupu itu setelah di paksa keluar oleh kami sesampainya di luar, sayapnya mengkerut, badanya saja yang mengembung,dan kami berharap agar sayapnya bisa normal dan terbang.

Akan tetapi kupu-kupu itu tetap tidak bisa terbang, ia hanya bisa merangkak, dengan badan yang semakin mengembung. Ternyata keputusan yang di lakukan kami, untuk membantu keluar kupu dari kepompongnya, sebelum waktunya, adalah keputusan yang keliru. Meski tujuannya baik, untuk menolong kesulitan si calon kupu-kupu, ternyata tindakan tergesa gesa itu mengakibatkan kefatalan.

Sebetulnya usaha calon kupu-kupu barjuang mati-matian itu adalah sebuah proses untuk melewati lubang kecil yang ada di badan kepompong itu adalah ketentuan Tuhan yang luar biasa.
Ketika calon kupu – kupu yang berusaha keluar dari lubang kecil di badan kepompong itu, ternyata Allah menciptakan cairan yang melumuri tubuh kepompong itu adalah untuk melindungi bakal sayap – sayap kepompong, sehingga pada saat yang sudah masanya yang di tentukan oleh Allah, setelah keluar dari kepompong dan kena udara, sayapnya akan membentuk sendiri dan langsung bisa di pakai untuk terbang. Makanya apabila di paksa untuk keluar yang belum masanya, sayap – sayapnya akan mengkerut.

Itulah ajaran besar ilmu dari Allah tentang kepompong(makhluknya). Hidup adalah perjuangan, yang mana kita perlukan dalam hidup dunia akhirat.Dan kami telah mengambil pelajaran, Hanya Engkau yang tahu bahwa campur tangan kami, akan membuat proses itu gagal.Kami tahu hanya Engkau yang paling mengetahui seharusnya proses itu berlanjut, bagaimana yang terbaik bagi kupu-kupu tersebut.Dan kami bersyukur,kami dapat menemukan banyak pelajaran ,dari makhlukmu yang kecil ini…

Jika Tuhan membiarkan makhluknya yang bernama manusia tidak akan mempunyai kekuatan yang semestinya, dia tidak akan bisa mengembangkan sebuah cita – cita.Kadang,dalam menuju cita-kita ,kita menemukan banyak rintangan ditengah jalan,terlalu jauh untuk mencapai cita-cita tersebut.Kadang kita dengan mudah mencapai cita-cita tersebut,tanpa proses yang berarti.kadang hal ini membuat kita banyak bertanya-tanya.

Kami memohon kekuatan kepadamu Ya Allah, Engkau malah memberi kami kesulitan.Suatu saat kami menyadari bahwa agar kami bisa dan mengerti menggunakan akal kita, lalu mau berusaha atau bergerak, badan menjadi kuat dan sehat.Kadang kamipun tidak menemukan jawaban tersebut, kami hanya menyalahkan Engkau padahal Engkau mengetahui yang terbaik dari kami seperti halnya Engkau mengetahui sebuah proses kepompong menjadi kupu-kupu yang berjuang…Engkau Tahu kami pasti bsia melewati proses itu,tetapi kami masih selalu ragu, dan lagi bertanya-tanya….

Manusia memohon kebijakan kepada Allah, lalu Allah memberikan persoalan untuk diselesaikan.

Manusia memohon kemakmuran, Allah memberinya otak dan tenaga untuk mau dan bisa bekerja.

Manusia memohon keteguhan hati, Allah memberikan bencana dan tantangan agar bisa mengatasinya.

Manusia memohon cinta,kasih sayang dan kebahagiaan, Allah memberikan kesedihan – kesedihan untuk dilewati.

Manusia memohon cinta, Allah memberi manusia, orang – orang yang bermasalah – masalah untuk di tolong.

Manusia memohon kebaikan dan kemurahan hati, Allah memberinya kesempatan – kesempatan.

Meski kadang kita tidak memperoleh yang kita inginkan, tapi kita sudah mendapatkan yang kita butuhkan,Seperti kisah kepompong,kadang kita terlalu terburu-buru dalam mencapai cita-cita, padahal semua itu sudah ada jalannya, kita tinggal menikmati prosesnya. Proses itu yang disebut hidup.Hidup adlaah perjuangan, nikmatilah perjuangan kita,Isilah dengan warna-warni kehidupan,karena hidup hanya sekali di dunia ini. Ya Allah berikan cerita yang indah suatu saat nanti,biarlah semua itu indah pada akhirnya. Ya Allah terlalu banyak hikmah yang harus kami cari sendiri, Sesungguhnya Engkaulah yang paling mengetahui kami,dan Kami memohon petunjuk padamu….menyelami samudra hikmah ini dan menemukan jawaban-jawaban yang belum sempat kami temukan… Ya Allah maaf lagi-lagi aku telah mempertanyakanmu pada hari ini……

  1. Saat kubaca tulisan ini aku bertanya, di mana Allah Bertanya tentang pelajaran dari kupu-kupu? Apakah ada pertanyaan spesifik tentang hal itu? Atau yang dimaksud adalah pertanyaan global bahwa kita diperintahkan mengambil pelajaran dari berbagai ciptaan Allah di dunia ini?

  2. hmmm,ayat2 kauniah yah

  3. terimah kasih
    luar bisa
    mohon izin nd keikhlasan penulis.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: