Archive for March, 2010

Belajar dari CiptaanNya. kisah Kepompong

“Hikmah ada sesuatu yang hilang dari seorang mukmin, maka apabila engkau menemukannya pungutlah itu!!karena engkau tidak akan tahu kapan dan bagaimana engkau akan menemukannya kembali”

Ada suatu hikmah besar,dalam penciptaan manusia oleh Allah .Allah selalu bertanya bahwa apakah kita memikirkan ciptaanya.Banyak sekali ciptaan Allah dimuka bumi ini. Dengan bahasa Allah, Ia mempertanyakan kepada manusia ,apakah manusia mau memikirkan ciptaanNya yang lain?Mengapa Allah selalu bertanya walaupun saya yakin sudah tahu jawabannya, saya kira agar manusia mencari jawabannya,mencari jawaban yang hilang itu, Allah tidak butuh jawaban,tetapi kitalah yang membutuhkan jawabannya, dan memang benar kenyataanya,kita selalu mencari jawaban atas kehidupan-kehidupan ini.

Jika kita melihat segala ciptaan Tuhan,dari yang terkecil sampai paling besar dari mulai fenomena alam sampai kerusakan yang diciptakan manusia sendiri.,kadang-kadang kita mungkin pernah bertanya, Ya Allah kenapa Engkau Ciptakan kami? Lagi-lagi Allah mengkomunikasikannya dengan sebuah jawaban dimana manusia itu sendiri yang akan mendapatkan jawabannya, “Tidaklah Engkau menciptakan kami dengan sia-sia”.Apapun pertanyaanya , ,kita akan selalu dapat menjawabnya sendiri.Selalu ada yang dapat kita temukan dari kehidupan kita, itu yang disebut hikmah.Sesuatu yang kadang kita temukan dan kita ambil,atau dapat kita biarkan saja. Continue reading

Islam dan Terorisme

“Islam is the only civilization which has put survival of the West in doubt ,and it has done at least twice”

Samuel P Huntington,penbasihat politik terkemuka pemerintah AS

Begitu komunisme dianggap runtuh,dengan tempo yang cepat diskusi –diskusi tentang “ancaman islam”a tau ‘bahaya islam’ bermunculan.Dalam bukunya yang sudah tidak asing lagi di Dunia Internasional,seorang Ilmuwan politik dari Harvard,Samuel P,Huntungton dalam “the clash of civilization and Remaking of Word Order mengarahkan Barat untuk memberi perhatian khusus kepada Islam.Hanya Islamlah satu-satunya peradaban yang berpotensi besar menggoncang peradaban Barat,sebagaimana dibuktikan dalam sejarah.

Pasca peristiwa 11 September 2001,gejala ini makin menjadi-jadi .Masalahnya bukan terletak pada aspek kajian ilmiah yang jujur dan adil.tetapi kajian,analisis yang memunculkan “ Islam militant sebgai musuh utama Barat”, dimanfaatkan untuk memberikan legitimasi berbagai kebijakan politik dan militer AS dan Negara-negaraBarat lainya,yang ujungnya adalah mengejar kepentingan-kepentingan politik,bisnis,ekonomi,dengan menggunakan jargon-jargon demokrasi,liberalisasi,dan Hak Asasi Manusia. Continue reading

Menundukkan Pandangan Sambil Berkhalwat menurut para ulama

“Katakanlah kepada orang-orang mu’min laki-laki: hendaklah mereka itu menundukkan sebagian pandangannya dan menjaga kemaluannya; karena yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah maha meneliti terhadap apa-apa yang kamu kerjakan.(An Nur 30)

Ayat ini turun saat Nabi saw. pernah memalingkan muka anak pamannya yang bernama al-Fadhl bin Abbas, dari melihat wanita Khats’amiyah pada waktu haji, ketika beliau melihat al-Fadhl berlama-lama memandang wanita itu. Dalam suatu riwayat disebutkan bahwa al-Fadhl bertanya kepada Rasulullah saw., “Mengapa engkau palingkan muka anak pamanmu?” Beliau saw. menjawab, “Saya melihat seorang pemuda dan seorang pemudi, maka saya tidak merasa aman akan gangguan setan terhadap mereka.

ayat tersebut memerintahkan menundukkan sebagian pandangan dengan menggunakan min tetapi dalam hal menjaga kemaluan, Allah tidak mengatakan wa yahfadhu min furujihim (dan menjaga sebagian kemaluan) seperti halnya dalam menundukkan pandangan yang dikatakan di situ yaghudh-dhu min absharihim. Ini berarti kemaluan itu harus dijaga seluruhnya tidak ada apa yang disebut toleransi sedikitpun. Berbeda dengan masalah pandangan yang Allah masih memberi kelonggaran walaupun sedikit, guna mengurangi kesulitan dan melindungi kemasalahatan, Hal ini sama dengan menundukkan suara seperti yang disebutkan dalam al-Quran dan tundukkanlah sebagian suaramu (Luqman 19). Di sini tidak berarti kita harus membungkam mulut sehingga tidak berbicara. ini pun berkaitan dengan hadits zinanya mata,hati,lisan, yang dibenarkan oleh kemaluan
Tetapi apa yang dimaksud menundukkan pandangan, yaitu: menjaga pandangan, tidak dilepaskan begitu saja tanpa kendali sehingga dapat menelan perempuan-perempuan atau laki-laki yang beraksi dan mengarah kepad zina mata( yang nanti hadits2 saling berhubungan),seperti asbabun nuzulnya Fadl bin Abbas berlama-lama memandang wanita Continue reading

Tentang Hati

di mana hati yang sedih
di gunung yang berdiri kokoh
atau di hembusan angin malam

di nyanyian kehidupan
silih berganti
hinggap di episode2 cerita hidup….

ada tawa tangis…
kulihat pijar disna..
dimana hati kutitipkan…

berteman dengan sepi…
dan keheningan…

smoga hati slalu dalam lindungan Nya..

Apa yang ada padaku

Ketika aku lupa bersyukur
Aku ingin selalu ingin hidup kaya
Padahal hidup adalah kekayaan

Aku selalu ingin meraih kemenangan
Padahal kemenangan hanyalah sisi lain dari kekalahan

Aku selalu ingin menjadi yang terbaik
Padahal itu sangatlah relatif dan menyakitkan

Aku selalu ingin menjadi yang terkuat
Padahal lawan beratku adalah diriku sendiri

Aku selalu ingin menjadi nomor satu
Padahal satu paling dekat dengan nol

Aku selalu ingin dihormati
Padahal itu adalah penjara hati

Aku selalu ingin dicintai
Padahal cinta hanya dimiliki bagi yang mencintai
Sedang dicintai mungkin saja tak punya cinta

Aku selalu ingin tau segalanya
Padahal aku belum tau siapa diriku

Aku selalu ingin masuk surga
Padahal ibuku masih hidup Untuk selalu kuciumi telapak kakinya

Aku selalu ingin menjadi raja
Padahal aku belum mampu memimpin diriku sendiri

Aku selalu takut kalah
Padahal rasa takut adalah bagian dari kekalahan yang sesungguhnya

Aku selalu benci kemiskinan
Padahal aku lahir telanjang dan menangis

Aku selalu takut gelap
Padahal dalam gelap aku sering melihat hatiku

Aku selalu takut kesepian
Padahal sepi adalah kemerduan aransmen musik jiwa dari nyanyian tafakkur

Aku selalu takut rugi
Padahal hidupku nyata sebuah keberuntungan

Aku selalu takut memberi
Padahal semua yang Ku punya semuanya adalah pemberian

Aku selalu iri dan cemburu
Padahal aku tak pernah adil pada diriku dan pada siapapun

Aku selalu ingin bebas merdeka
Padahal tidak ada sesuatupun yang memasungku
Dan justru yang selalu menjajahku adalah segala keinginan-keinginanku sendiri

Aku selalu takut sendirian
padahal aku tidak pernah terpisah dari bayanganku sendiri

Aku selalu takut terhina
Padahal dari kehinaan orang sering dapat merasakan artinya hidup

Tapi….
Ada yang senantiasa kutakuti
Namun sekaligus menjadi selalu yang kuinginkan
Bahkan sangat kurindui yaitu “KEMATIAN”

Takut…
karena aku harus bertemu Engkau dengan segala kemuliaan-Mu
Sementara aku datang dengan segala kehinaan, aib dan dosa-dosaku

Rindu….
Karena aku tersandar dari segalanya bahwa Engkau jua Kekasihku

Ya Rabb….
Jadikanlah segala takut dan keinginanku hanya kepadaMu dan untuk-Mu
Ampunilah aku… ampunilah…
Berilah aku hidayah untuk senantiasa menjadi hamba-Mu yang pandai bersyukur
Amiiin….
Sampaikan salamku pada kekasih-Mu
Rasulullah Shallallahhu’alaihi Wasallam (VOI)